Kejar Pendapatan Rp60 Miliar, Pemkot Palembang Siapkan Aplikasi Parkir

Kejar Pendapatan Rp60 Miliar, Pemkot Palembang Siapkan Aplikasi Parkir

PALEMBANG, iNews – Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) menyiapkan aplikasi parkir. Aplikasi yang diberi nama Sistem Informasi Aplikasi Perpakiran Palembang (SIAPP) ini diciptakan untuk memaksimalkan pendapatan dari sektor retribusi dan sekaligus meningkatkan layanan ke masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Agus Rizal mengatakan, masyarakat dapat terlibat secara aktif dalam memonitor dan mengawasi sistem parkir lewat aplikasi tersebut. Tak hanya itu, masyarakat bahkan bisa mengecek apaka juru parkir (jukir) itu resmi atau tidak.

“Masyarakat dapat mengetahui, apakah juru parkir ini resmi atau tidak. Caranya dengan mengecek QR Code di kartu pengenalnya dan scan dengan aplikasi tersebut,” kata Rizal kepada wartawan, Jumat (31/1/2020).

Untuk itu, lanjut Rizal, pemkot sudah mengeluarkan surat edaran ke juru parkir yang tersebar di kantong-kantong parkir untuk mengisi data identitas untuk dimasukkan dalam SIAPP.

“Edaran sudah kita sampaikan, tinggal bagaimana respon para juru parkir,” kata dia.

Lebih lanjut Rizal menuturkan, melalui aplikasi ini, Dishub juga mendapatkan data pasti mengenai pendapatan juru parkir setiap harinya.

Dengan begitu, pemkot dapat merencanakan pembenahan dalam sistem perparkiran yang menargetkan pendapatan Rp60 miliar per tahun.

“Kita akan melihat realisasi yang dihasilkan, bisa jadi ada penambahan titik parkir, termasuk penempatan juru parkir di titik-titik parkir,” katanya.

Agus tak menyangkal, selama ini pendapatan dari retribusi parkir tidak pernah dievaluasi karena pemerintah kota tidak memiliki data ril mengenai jumlah kantong-kantong parkir.Untuk itu, hadirnya aplikasi ini sekaligus menjadi survei mengenai pengelolaan parkir di Palembang.

“Setelah dilakukan evaluasi dan survei, pada awal Febuari akan kita lakukan pembaharuan surat tugas dari juri parkir. Selain itu juru parkir resmi akan diberikan id card asli dengan barcode QR Code,” kata dia.


Author Image
AdminWPDiskominfo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *