Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang
   DIRGAHAYU KE-1329 KOTA PALEMBANG   WALI KOTA IMBAU SEKOLAH PRIORITASKAN PELAJARAN AGAMA   WARNET JANGAN BUKA HINGGA LARUT MALAM  
Waktu
 
Kalender
APRIL 2014
S S R K J S M
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30        
             
 
Jadwal Sholat
Palembang
Imsak04:31 WIB
Subuh04:41 WIB
Syuruq05:57 WIB
Dzuhur12:01 WIB
Ashar15:20 WIB
Maghrib18:02 WIB
Isya19:11 WIB
2°59'LS, 104°47'BT
Ketinggian : 10 m
Arah kiblat : 65°27' (U-B)
 
Cuaca

Data Cuaca tidak bisa diambil.

 
Peta Palembang
 
Peta Pengunjung
 
Klip Palembang

Palembang


 

Portal Nasional Republik Indonesia

Departemen Dalam Negeri RI

Bappenas

Departemen Komunikasi & Informatika RI

Provinsi Sumatera Selatan

Pemerintah Kota Palembang

Bulletin Metropolis

Beranda > Berita > Kependudukan

Pendataan Jumlah Penduduk Rampung

14/07/2010 17:31:31 WIBOleh : Admin Dinas Kominfo

Farhan AS. (foto: dok/bulletinmetropolis.com)

- Tinggal Tunggu Nomor Kependudukan
- Berlaku Seumur Hidup

Jumlah penduduk Kota Palembang tercatat sebanyak 1.611.094 jiwa. Ini adalah hasil pemuktahiran penduduk di 16 kecamatan per 19 Juni 2010 lalu.

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palembang A. Farhan AS, dengan telah rampungnya pemuktahiran data ini, pihaknya kini tinggal mengirimkan data itu secara online ke Kementerian Dalam Negeri. Setelah itu, Kementerian akan memberikan nomor induk kependudukan.

“Nomor induk kependudukan ini berlaku seumur hidup,” ujar Farhan, seusai rapat evaluasi pelaksanaan pemuktakhiran data penduduk tahun 2010 di ruang rapat dinasnya, Rabu (14/7).

Dengan ketentuan ini, kata Farhan, kendati ada kesamaan nama penduduk, entah itu yang tinggal di dalam maupun luar kota, itu akan terhapus dengan sendirinya.

Warga yang sudah meninggal pun dipastikan tidak tercantum lagi. Karena pendataan melalui kartu keluarga terbaru untuk kemudian dibuatkan nomor kependudukannya.  Dengan begitu, tidak terjadi pendataan ganda.

“Dan (Nomor Induk Kependudukan) ini berlaku di seluruh Indonesia,” kata Farhan.

Disinggung soal perbedaan data antara pihaknya dan Badan Pusat Statistik Kota Palembang-versi BPS 1.452.840, selisih sekitar 158 ribu jiwa lebih-, Farhan mengatakan itu karena berbeda sistem pendataan.

“BPS secara de facto, sedangkan dinas kependudukan berdasarkan kartu keluarga,” Farhan menyebutkan.

Melalui sistem de facto, warga yang tercatat sebagai warga Palembang namun bekerja di luar daerah, maka ia tidak disensus. Sedangkan dengan kartu keluarga, anggota keluarga yang bekerja di luar kota tetap dimasukkan sebagai warga kota.

Meski berbeda, Farhan mengatakan ini tidak akan berpengaruh pada kebijakan pemerintah nantinya. (why)

Share

Berita Lainnya
Komentar
Kirim Komentar
Nama:
E-Mail:
Komentar:
   
Masukan kode pada gambar di atas:
  
Komentar terbaru (Belum ada komentar yang masuk)
Telepon Penting
Kebakaran113, 312011
Ambulans118
Polisi110
SAR355111
RSMH354088
 
Pengunjung Kami
 
Komentar
 
Pengunjung
Tahun ini15518
Bulan ini3242
Hari ini163
Online1
195731
Sejak : 03/11/2009
 

Hemat Air

Departemen Dalam Negeri RI   Bulletin Metropolis   Provinsi Sumatera Selatan   Bappenas   Portal Nasional Republik Indonesia   Departemen Komunikasi & Informatika RI  

© 2006 - 2009 Pemerintah Kota Palembang