Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang
   DIRGAHAYU KE-1329 KOTA PALEMBANG   WALI KOTA IMBAU SEKOLAH PRIORITASKAN PELAJARAN AGAMA   WARNET JANGAN BUKA HINGGA LARUT MALAM  
Waktu
 
Kalender
OKTOBER 2014
S S R K J S M
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31    
             
 
Jadwal Sholat
Palembang
Imsak04:12 WIB
Subuh04:22 WIB
Syuruq05:38 WIB
Dzuhur11:46 WIB
Ashar15:02 WIB
Maghrib17:53 WIB
Isya19:02 WIB
2°59'LS, 104°47'BT
Ketinggian : 10 m
Arah kiblat : 65°27' (U-B)
 
Cuaca

Data Cuaca tidak bisa diambil.

 
Peta Palembang
 
Peta Pengunjung
 
Klip Palembang

Palembang


 

Portal Nasional Republik Indonesia

Departemen Dalam Negeri RI

Bappenas

Departemen Komunikasi & Informatika RI

Provinsi Sumatera Selatan

Pemerintah Kota Palembang

Bulletin Metropolis

Beranda > Berita > Kependudukan

Pertumbuhan Penduduk 1,9 Persen per Tahun

11/01/2011 11:58:41 WIBOleh : Admin Dinas Kominfo

Amir Faisal. (foto: wahyu/bulletinmetropolis.com)

Palembang Aman dari Ledakan Penduduk

Kota Palembang dipastikan tidak mengalami ledakan jumlah penduduk. Sebabnya, pertumbuhan penduduk di kota ini tak tinggi-tinggi amat.

“Dengan jumlah penduduk sebesar 1.452.840 Juta jiwa pada 2010 lalu, diprediksi laju pertumbuhan penduduk di Palembang cuma 1,9 persen per tahun,” kata Kepala Bidang Pengendalian Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kota Palembang, Amir Faisal.

Amir mengatakan itu saat disinggung mengenai data yang dirilis Badan Pusat Statistik. Badan itu menyatakan bahwa saat ini di Indonesia terjadi ledakan jumlah penduduk dengan angka kelahiran sebanyak 4,5 juta jiwa per tahun.

“Untuk Palembang, kemungkinan ledakan penduduk sangat kecil,” katanya, dibincangi wartawan di ruang kerjanya, Senin (10/1).

Meski begitu, Amir mengatakan pemerintah terus berupaya menekan laju pertumbuhan penduduk. Salah satunya dengan menggencarkan program kontrasepsi. Sepanjang 2010 lalu, sudah ada 521 pengguna kontrasepsi jenis vasektomi. Jumlah ini melebihi dari target 166 jiwa saja.

“Realisasi targetnya sudah 313,86 persen untuk vasektomi,” ujar Amir.

Vasektomi adalah pemotongan saluran sperma pria di bagian kiri dan kanan. Ini bertujuan agar cairan mani yang dikeluarkan pada saat ejakulasi tidak lagi mengandung sperma. Pada vasektomi buah zakar/testis tidak dibuang jadi tetap dapat memproduksi hormon testosteron (kejantanan).

Intinya, vasektomi menjadikan pipa saluran spermatozoa atau sel benih vasa deferens pria jadi buntu.

Pencapaian target juga tejadi pada konstrasepsi jenis tubektomi (jangka panjang). Kata Amir, dari target sebanyak 451 peserta pada 2010 lalu, jumlah sekarang sebanyak 754 peserta, atau sekitar 167,18 persen.

Begitu pula dengan susuk KB atau implant, dari target 2.056 peserta, sekarang mencapai 2.344 peserta.

Dari hasil penggunaan sejumlah alat kontrasepsi itu, kata Amir, Palembang berhasil menekan angka kelahiran hingga 350 ribu jiwa. Secara umum, ujar dia, peningkatan jumlah peserta KB di Palembang mencapai 100 persen.

“Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir. Kami pastikan ledakan penduduk tidak sampai di Palembang,” Amir menegaskan.

Untuk tahun 2011, Amir mengatakan pihaknya menargetkan pengguna vasektomi sebanyak 550 peserta baru, dengan acuan peningkatan jumlah penduduk sebesar 1,9 persen. (why)

Share

Berita Lainnya
Komentar
Kirim Komentar
Nama:
E-Mail:
Komentar:
   
Masukan kode pada gambar di atas:
  
Komentar terbaru (Belum ada komentar yang masuk)
Telepon Penting
Kebakaran113, 312011
Ambulans118
Polisi110
SAR355111
RSMH354088
 
Pengunjung Kami
 
Komentar
 
Pengunjung
Tahun ini28534
Bulan ini1725
Hari ini35
Online1
208747
Sejak : 03/11/2009
 

Hemat Air

Bulletin Metropolis   Provinsi Sumatera Selatan   Departemen Komunikasi & Informatika RI   Departemen Dalam Negeri RI   Pemerintah Kota Palembang   Portal Nasional Republik Indonesia  

© 2006 - 2009 Pemerintah Kota Palembang