Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang
   DIRGAHAYU KE-1329 KOTA PALEMBANG   WALI KOTA IMBAU SEKOLAH PRIORITASKAN PELAJARAN AGAMA   WARNET JANGAN BUKA HINGGA LARUT MALAM  
Waktu
 
Kalender
SEPTEMBER 2014
S S R K J S M
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30          
             
 
Jadwal Sholat
Palembang
Imsak04:26 WIB
Subuh04:36 WIB
Syuruq05:50 WIB
Dzuhur11:56 WIB
Ashar15:04 WIB
Maghrib17:59 WIB
Isya19:07 WIB
2°59'LS, 104°47'BT
Ketinggian : 10 m
Arah kiblat : 65°27' (U-B)
 
Cuaca

Data Cuaca tidak bisa diambil.

 
Peta Palembang
 
Peta Pengunjung
 
Klip Palembang

Palembang


 

Portal Nasional Republik Indonesia

Departemen Dalam Negeri RI

Bappenas

Departemen Komunikasi & Informatika RI

Provinsi Sumatera Selatan

Pemerintah Kota Palembang

Bulletin Metropolis

Beranda > Berita > Ketenagakerjaan

UMK Palembang Naik

28/01/2011 11:10:51 WIBOleh : Admin Dinas Kominfo

Aidin. (foto: dok.bulletinmetropolis.com)

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang Aidin mengatakan, Upah Minimum Kota (UMK) Palembang tahun ini ditetapkan sebesar Rp 1.095.831 per bulan.

Hal ini berdasarkan keputusan Gubernur Sumsel, Nomor 878/KPTS/Disnakertrans/2010, tentang UMK Palembang 2011.

“Ini mulai berlaku per Januari 2011 dengan standar 7 jam kerja sehari, atau 40 jam kerja seminggu,” ujar Aidin, di ruang kerjanya, Kamis (27/1).

Menurut Aidin, upah minimum ini tiap tahun selalu berubah dan mengalami kenaikan. Pada 2008, UMK Palembang sebesar Rp 783.000, tahun 2009 naik jadi Rp 835.000, dan pada 2010 Rp 952.897.

Aidin mengingatkan agar perusahaan membayar tenaga kerjanya dengan standar yang telah ditetapkan ini. Jika tidak, perusahaan bisa dikenakan sanksi, baik denda maupun kurungan badan. Kepada tenaga kerja yang merasa dirugikan terkait upah minimum ini, Aidin meminta yang bersangkutan melapor ke pihaknya.

“Asalkan mereka melapor, pasti kami tindak lanjuti,” katanya.

Ia juga mengatakan, perusahaan yang telah memberikan upah lebih tinggi dari upah minimum yang berlaku, dilarang mengurangi atau menurunkan upah tersebut. Hal ini sesuai pasal 17 Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor Per.01/Men/1999 tentang Upah Minimum.

Bakal Inspeksi Mendadak

Selain soal upah minimum, Aidin menambahkan, pihaknya bakal melakukan inspeksi mendadak ke perusahaan-perusahaan di kota metropolis ini.

Tujuannya? “Mengetahui apakah perusahaan-perusahaan itu menerapkan jamsostek atau tidak,” ujar Aidin.

Menurut Aidin, jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek) ini wajib diterapkan perusahaan yang berbadan hukum dan punya karyawan lebih dari satu orang.

Inspeksi ini akan dilakukan secepatnya. Soalnya, kata Kepala Bidang Pengawasan Disnaker Palembang, Abdul Harun, dari ribuan perusahaan di Palembang, baru sedikit yang punya jamsostek.

“Sampai dengan 31 Desember kemarin, baru sekitar 1.697 perusahaan dengan total 96.260 tenaga kerja yang punya jamsostek,” Abdul Harun mengatakan. (ria)

Share

Berita Lainnya
Komentar
Kirim Komentar
Nama:
E-Mail:
Komentar:
   
Masukan kode pada gambar di atas:
  
Komentar terbaru (Belum ada komentar yang masuk)
Telepon Penting
Kebakaran113, 312011
Ambulans118
Polisi110
SAR355111
RSMH354088
 
Pengunjung Kami
 
Komentar
 
Pengunjung
Tahun ini25531
Bulan ini1904
Hari ini78
Online1
205744
Sejak : 03/11/2009
 

Hemat Air

Departemen Komunikasi & Informatika RI   Departemen Dalam Negeri RI   Provinsi Sumatera Selatan   Bappenas   Pemerintah Kota Palembang   Bulletin Metropolis  

© 2006 - 2009 Pemerintah Kota Palembang